Bidadari untuk Dewa

Jadi Milarder di usia muda, kemudian terjebak hutang 8 Miliar di usia pernikahannya yang baru 18 hari. Beruntung dia punya isteri bidadari.

Bidadari untuk Dewa, sebuah novel terbaru yang ditulis oleh Asma Nadia. Novel yang dilauching pada 15 Oktober 2017 di Taman Ismail Marzuki Jakarta ini jadi Best Seller di hari pertama launching. Sekitar 15.000 eksemplar sudah ngantri preorder.

NOVEL Terbaru ASMA NADIA DENGAN JUDUL 

"BIDADARI UNTUK DEWA"


Bidadari untuk Dewa


InsyaAllah novel ini juga akan segera difilmkan.

Bisa jadi Dewa adalah satu dari sekian banyak sosok anak muda fenomenal dan paling banyak membuat kejutan, sebab hidupnya mirip pemainan Russian Roulette. Bagaimana tidak, dari anak muda yang dikagumi karena sudah menghasilkan uang 1 milyar di usianya yang relatif muda, lalu terjerembab utang 8 milyar, bangkit dan kemudian terpuruk lagi dijerat serangan mematikan penyakit langka yang menyisakan sedikit peluang untuk hidup.

Di ujung ujian yang nyaris mematahkan seluruh pertahanannya, Dewa bangkit seperti Hercules yang marah karena pengkhianatan. Bukan kutukan dan mantra mematikan yang ia lepaskan, bersama Haura -bidadari berwajah lembut bermata bak Cleopatra yang setia mendampingi- Dewa memerangkap orang-orang dalam semangat dan kekuatan istigfar. 

Semangat untuk tetap tegak dan istigfar untuk tak boleh sedikitpun melupakan sang maha pencipta, Allah SWT.

Dunia jelas mengajarkan kita banyak hal. Bukan soal remeh atau besar peristiwa yang muncul di hadapan kita. Tapi lebih kepada bagaimana kita menangkap dan memaknainya. Termasuk menyikapi ujian yang dialami orang lain.



Kisah singkat seorang Dewa dan bidadarinya 



Dia diberikan ujian bertubi-tubi. Di usianya yang masih sangat muda sudah mendapatkan ujian berat. Dia adalah Dewa Eka Prayoga. Dia lahir di Sukabumi pada 24 April 1991, adalah anak tunggal dari pasangan Devi Aristi Handayani dan Dedi Rahman Legiman (Alm).


Dapatkan Novel Asma Nadia Terbaru 


Ayahnya meninggal dunia saat umurnya 5 tahun. Dia dibesarkan oleh ibunya dengan penuh kasih sayang dan bimbingan kehidupan yang luar biasa hingga menjadikannya pribadi yang tumbuh mandiri.

Keadaan memaksa dirinya berjuang dan bekerja keras agar bisa bertahan hidup disaat kesulitan ekonomi menempanya.

Bayangkan, pada tahun 2011 dia terlilit hutang puluhan juta rupiah dan hidup serba kekurangan saat masih SMA. Dengan keyakinan, optimisme, dan kerja keras yang kuat, ia mampu keluar dari kondisi sulit dan melunasinya. Sehingga dia bisa kembali fokus mencapai impiannya satu per satu.

Tak disangka, ujian kembali datang untuk kedua kalinya pada tahun 2012, saat usia pernikahannya baru 18 minggu. Dia harus menanggung kerugian sebanyak 8 Miliyar.

Ujian demi ujiang yang dihadapi membuat Dewa semakin tumbuh lebih kuat. Orang-orang yang meremehkan, mengucilkan, memaki, bahkan memfitnahnya dulu, dijadikan sebagai lecutan semangat terbesar dalam hidupnya.

Dia justru berterima kasih atas segala hinaan, cacian, makian, dan cemoohan yang seringkali diberikan kepadanya. Hingga pada akhirnya dengan dukungan penuh dari istri, anak, ibu, dan sahabat-sahabat dekatnya, Dewa telah membuktikan kepada banyak orang bahwa di usianya yang masih sangat muda, ia mampu bangkit dari keterpurukan tersebut dan kembali membangun bisnis dengan pondasi yang lebih kuat.

Allah SWT telah mengajarkannya banyak hal melalui ujian-ujian berat yang telah berhasil dilalui pemuda ini. Setelah berhasil bangkit dari bangkrut miliaran rupiah, Dewa kini banyak mewakafkan dirinya untuk berbagi dengan sesama kawan-kawan pengusaha di Indonesia.

Tidak hanya itu, saat kebangkitannya membangun kerajaan bisnisnya, ujian kembali hadir. Dewa harus masuk ICU karena penyakit yang membuatnya divonis hidup tidak akan lama lagi.

Beruntung dia memiliki sosok bidadari, Wiwin Supiyah yang senantiasa setia menemani. Di wajahnya terpancar ketegaran dan keikhlasan saat suaminya terbaring dan di ambang sekarat. Sedih itu pasti, namun sikap kedewasaan membuatnya mampu menyembunyikannya. Pantas saja Dewa bisa tegar, bisa melalui semuanya dengan kuat. Ada bidadari di belakangnya. Tentu Dewa sangat bersyukur atas karunia berupa sosok bidadari yang setia menemani hari-harinya.

Kabar baik pun muncul. Dewa sudah siuman dan kembali beraktivitas. Perlahan, dia mulai muncul lagi dengan sapaan yang sangat pendek. Status Facebook nya yang sudah beberapa bulan mati, seperti kembali terlahir.

Kisah hidupnya ini telah menginspirasi banyak orang. Sampai akhirnya kisah hidupnya yang luar biasa ini diabadikan dalam sebuah novel “Bidadari untuk Dewa”. Novel paling tebal yang pernah ditulis oleh Asma Nadia yang saat ini sudah ribuan orang menanti kehadirannya. Ini adalah kabar baik buat Anda.

Dapatkan Novel Bidadari untuk Dewa 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Saya

HOSTINGER Satu-satunya paling HEMAT dan Tercepat

Ebook Cara Cepat Membuat Website Hanya 5 Menit pdf